Friday, 21 April 2017

Saat Udara Dingin, Tulang terasa Nyeri

Banyak sekali pertanyaan semacam ini dimana tulang tersa nyeri ketika udara dingin, dan khawatir itu sebagai pertanda penyakit apa? Sebenarnya Keluhan ini merupakan salah satu yang paling sering ditanyakan pasien ke  pada Dokter dalam konsultasi tulang.
Kebanyakan pasien tidak merasa puasa dengan konsultasi dokter karena kebanyakan jawaban dari dokter selalu mengaitkan itu sebagai alergi hawa dingin sehingga banyak pasien tidak merasa puas dengan diagnosis ini. Sebenarnya selain diagnosis alergi dingin masih ada kemungkinan lain. Penjelasan lebih lanjut sebagai berikut.

Menurut pengasuh Konsultasi Tulang , dr Benedictus Megaputera, MSi, SpOT, udara dingin dapat memicu timbulnya nyeri sendi, tetapi hal ini ini bukan disebabkan oleh udara dingin itu sendiri. Terjadinya perubahan tekanan udara “barometric” di saat udara dingin, yaitu tekanan udara menurun, maka terjadi penurunan tekanan udara. Saat itu terjadi, jaringan tubuh mengembang “ekspansi”.

"Mengembangnya jaringan inilah yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Bila kondisi ini yang terjadi, maka terapinya adalah membuat perubahan tekananan udara menjadi tidak terlalu besar bagi tubuh Anda, yaitu masuk ke dalam ruang yang hangat atau menutup tubuh dengan pakaian tebal atau hangat," ucap dr Benedictus yang juga dosen tetap di Fakultas Kedokteran Unika Widya Mandala Surabaya.

Nyeri tulang juga bisa dipicu penyebab lain yaitu Rheumatoid Arthritis (RA) dan Systemic Lupus Eritematosus (SLE). Keduanya merupakan penyakit keradangan sendi akibat proses gangguan sistem kekebalan tubuh (autoimmune).

dr Benedictus menyarankan jika keluhan ini dirasakan, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter spesialis orthopaedi di rumah sakit di lingkungan anda untuk mendapatkan saran terapi yang terbaik sesuai dengan keluhan yang anda rasakan. Cara lain adalah, diperlukan pula pemeriksaan rentang gerak sendi dan memeriksa apakah ada perubahan bentuk sendi. Pemeriksaan penunjang ini dilakukan melalui pemeriksaan darah dan rontgen.

Pemeriksaan fisik meliputi beberapa pemeriksaan yaitu bertujuan untuk mengetahui rentang gerak sendi dan mengevaluasi stabilitas sendi. Pemeriksaan penunjang terhadap persendian, meliputi foto rontgen (xray) yang bertujuan untuk mengetahui kondisi tulang atau sendi. Sedangkan Magnetic Resonance Imaging (MRI) bertujuan untuk mengetahui keadaan struktur jaringan lunak/non tulang.


"Pemeriksaan-pemeriksaan ini diperlukan untuk mengetahui penyebab (mendiagnosis) keluhan Anda sehingga dapat dilakukan perencanaan terapi yang tepat dan terakurat,". Semoga bermanfaat dan menjawab pertanyaan anda.

0 komentar:

Post a Comment

Text Widget

Copyright © Healthy life style | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com