Banyak sekali pertanyaan semacam ini
dimana tulang tersa nyeri ketika udara dingin, dan khawatir itu sebagai pertanda
penyakit apa? Sebenarnya Keluhan ini merupakan salah satu yang paling sering
ditanyakan pasien ke pada Dokter dalam
konsultasi tulang.
Kebanyakan pasien tidak merasa puasa
dengan konsultasi dokter karena kebanyakan jawaban dari dokter selalu
mengaitkan itu sebagai alergi hawa dingin sehingga banyak pasien tidak merasa
puas dengan diagnosis ini. Sebenarnya selain diagnosis alergi dingin masih ada
kemungkinan lain. Penjelasan lebih lanjut sebagai berikut.
Menurut pengasuh Konsultasi Tulang , dr
Benedictus Megaputera, MSi, SpOT, udara dingin dapat memicu timbulnya nyeri
sendi, tetapi hal ini ini bukan disebabkan oleh udara dingin itu sendiri.
Terjadinya perubahan tekanan udara “barometric” di saat udara dingin, yaitu
tekanan udara menurun, maka terjadi penurunan tekanan udara. Saat itu terjadi,
jaringan tubuh mengembang “ekspansi”.
"Mengembangnya jaringan inilah
yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Bila kondisi ini yang terjadi, maka
terapinya adalah membuat perubahan tekananan udara menjadi tidak terlalu besar
bagi tubuh Anda, yaitu masuk ke dalam ruang yang hangat atau menutup tubuh
dengan pakaian tebal atau hangat," ucap dr Benedictus yang juga dosen
tetap di Fakultas Kedokteran Unika Widya Mandala Surabaya.
Nyeri tulang juga bisa dipicu penyebab
lain yaitu Rheumatoid Arthritis (RA) dan Systemic Lupus Eritematosus (SLE).
Keduanya merupakan penyakit keradangan sendi akibat proses gangguan sistem kekebalan
tubuh (autoimmune).
dr Benedictus menyarankan jika keluhan
ini dirasakan, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter spesialis orthopaedi
di rumah sakit di lingkungan anda untuk mendapatkan saran terapi yang terbaik
sesuai dengan keluhan yang anda rasakan. Cara lain adalah, diperlukan pula pemeriksaan
rentang gerak sendi dan memeriksa apakah ada perubahan bentuk sendi.
Pemeriksaan penunjang ini dilakukan melalui pemeriksaan darah dan rontgen.
Pemeriksaan fisik meliputi beberapa
pemeriksaan yaitu bertujuan untuk mengetahui rentang gerak sendi dan
mengevaluasi stabilitas sendi. Pemeriksaan penunjang terhadap persendian,
meliputi foto rontgen (xray) yang bertujuan untuk mengetahui kondisi tulang
atau sendi. Sedangkan Magnetic Resonance Imaging (MRI) bertujuan untuk
mengetahui keadaan struktur jaringan lunak/non tulang.
"Pemeriksaan-pemeriksaan ini
diperlukan untuk mengetahui penyebab (mendiagnosis) keluhan Anda sehingga dapat
dilakukan perencanaan terapi yang tepat dan terakurat,". Semoga bermanfaat
dan menjawab pertanyaan anda.
0 komentar:
Post a Comment